Info Terkini

Permalink to Setelah Operasi Yang Kiri, Payudara Kanan Muncul Benjolan

Setelah Operasi Yang Kiri, Payudara Kanan Muncul Benjolan

Assalamu’alaikum wr.wb.

Salam hangat, saya Dwiriani 22 tahun asal Madura. Saya ingin berkonsultasi dengan Klinik Herbal Jeng Ana, semoga fasilitas konsultasi via email ini merupakan sarana tepat buat saya. To the point saja, saya pernah melakukan operasi payudara karena ada benjolan pada awal tahun 2010.

Pada waktu itu saya tidak merasakan sakit, akan tetapi mengapa saya bisa tahu kalau ada benjolan di payudara? Karena setiap selesai menstruasi saya selalu mengecek payudara saya dengan cara meraba (arah memutar), Nah pada saat itu saya merasakan ada yang aneh di payudara saya, lalu saya memberi tahu Ibu saya. Lantas ibu saya langsung mengajak untuk segera periksa ke Bidan.

Bidan tersebut menjelaskan bahwa memang benar ada dua benjolan di payudara sebelah kiri saya sebesar telur puyuh katanya. Maka tidak buang waktu lagi, Ibu mengajak saya ke rumah sakit untuk operasi. Sesampainya di rumah sakit saya langsung diperiksa dokter dan langsung daftar operasi.

Ada seorang perawat menyarankan untuk mengecek payudara sebelah kanan saya, karena apabila ada benjolan juga dioperasi sekalian, katanya. Pada waktu itu saya kurang merasakan adanya benjolan, yang terasa jelas hanya di payudara sebelah kiri.

Saya menjalani operasi keesokan harinya. Pada saat itu saya terus meraba-raba payudara sebelah kanan, dan detik-detik mendekati waktu operasi saya merasakan benjolan kecil di payudara sebelah kanan bagian kanan dan bagian kiri, tapi saya ragu. Saya langsung sampaikan pada dokter. Namun, saya hanya menunjukkan benjolan yang bagian kanan.

Jadi intinya kedua payudara saya dioperasi dan benjolannya dikirim ke Laboratorium (Sentra Diagnostik Patologi Anatomi) di Surabaya. Sekitar 10 hari hasilnya datang.
Hasilnya seperti ini:

Makroskopik
Diterima 2 sediaan, masing-masing:
- Kiri = 2 jaringan (2 x 2 x 1)cm dan (2 x 1,5 x 1,5)cm, irisan: putih, padat dan bersimpai tipis.
- Kanan= 1 jaringan (2 x 1,1/4 x 1)cm, irisan: putih, padat dan bersimpai tipis.

Mikroskopik
Menunjukkan gambaran sama yaitu berupa: Tumor Mamma berbatas jelas berkapsul terdiri dari proliferasi duktuli Intracanalicular dan Pericanalicular diantara stroma jaringan ikat fibromyxoid. Tidak tampak tanda keganasan.

Diagnosa PA:
I, II TUMOR MAMMAE DEXTRA/SINISTRA,
EXTIRPASI: FIBROADENOMA INTRACANALICULAR DAN PERICANALICULAR TYPE.

Ternyata Jeng, saya baru sadar kalau payudara sebelah kanan bagian kiri memang ada benjolan, karena pada waktu operasi saya ragu (ukurannya sangat kecil). Sekarang saya merasa ukurannya bertambah besar, tapi tetap tidak sakit hanya saja kalau menjelang menstruasi terasa nyeri.

Dua tahun saya selalu diselimuti rasa takut Jeng, saya tidak mau operasi lagi karena masa penyembuhannya lama dan saya tidak bisa menelan obat (harus digerus dulu).

Dulu saya tidak mandi selama 1 bulan karena takut lukanya tidak cepat kering dan perih apabila kena air. Sekarang saya bertekad untuk mencoba pengobatan herbal. Saya mohon saran dari Jeng Ana, dan apabila ada ramuan yang bisa menyembuhkan benjolan ini bahkan sampai hilang saya bersedia membeli dan mengonsumsinya.

Tolong informasikan ke saya Jeng. Demikian keluh-kesah saya Jeng, saya sampaikan banyak terimakasih.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Dwiriani
dpuspitajati@yahoo.com

JAWAB:

Wa’alaikum salam Wr Wb

Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan tumor jinak yang kerap terjadi pada bagian payudara. Benjolan ini berasal dari jaringan fibrosa (mesenkim) dan jaringan glanduler (epitel) yang berada di payudara. Karena itu tumor jenis ini juga sering disebut tumor campur (mix tumor).

FAM biasanya bisa berbentuk bulat atau oval, bertekstur kenyal atau padat, dan terasa nyeri bila ditekan. Fibroadenoma juga bisa digerak-gerakkan dengan mudah karena berbentuk kapsul, sehingga sering juga disebut breast mouse.

Kanker payudara jenis ini biasanya terjadi pada wanita usia muda, pada kisaran usia 20 tahun. Dan bila megacu pada laporan dari NSW Breats Cancer Institute, fibroadenoma umumnya terjadi pada wanita berumur 21-25 tahun. Namun bisa juga terkadi pada perempuan berusia diatas 50 tahun, namun prosentasenya sangat rendah, yakni kurang dari 5%.

Sementara hasil survey yang dilakukan Western Breast Services Alliance menunjukkan bahwa sekitar 15 persen wanita dengan umur antara 15 dan 25 tahun pernah mengalami fibroadenoma dalam hidupnya.

Apa penyebab FAM? Sejauh ini penelitian belum dapat mengungkap secara pasti apa penyebab yang sebenarnya. Tetapi pengaruh hormonal diyakini berperan sangat besar terhadap pertumbuhan fibroadenoma mammae. Hal ini diketahui karena ukuran fibroadenoma dapat berubah pada siklus menstruasi atau pada saat kehamilan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Tumor jenis ini dikenal jinak. Sejauh ini data medis menunjukkan bahwa sangat kecil prosentase FAM yang tumbuh menjadi kanker ganas. Meski demikian, bila tidak dilakukan penyembuhan tentu kanker ini bisa berkembang menjadi ganas.

Secara makroskopi, fibroadenoma mammae tampak bulat, elastis dan nodular, permukaan berwarna putih keabuan. Sedangkan secara mikroskopik, epitel proliferasi tampak seperti kelenjar yang dikelilingi oleh stroma fibroblastic yang khas (intracanalicular fibroadenoma dan pericanalicular fibroadenoma).

Intracanalicular fibroadenoma, yaitu fibroadenoma pada payudara yang secara tidak teratur dibentuk dari pemecahan antara stroma fibrosa yang mengandung serat jaringan epitel. Sedangkan Pericanalicular fibroadenoma, yaitu fibroadenoma pada payudara yang menyerupai kelenjar atau kista yang dilingkari oleh jaringan epitel pada satu atau banyak lapisan.

Pertumbuhan fibroadenoma mammae umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Hanya ukuran dan tempat pertumbuhannya yang menyebabkan nyeri pada mammae. Pada saat disentuh kenyal seperti karet.

Sebagian peneliti berpendapat bahwa FAM tidak bisa sembuh secara total, dan tingkat kambuhnya mencapai sekitar 20 persen. Namun, sebagian peneliti lainnya berpendapat bahwa kanker jinak ini bisa disembuhkan secara total bila sang penderita bisa menjaga pola makannya, yakni menjauhi jenis-jenis makanan yang memicu tumbuhnya kanker, misalnya makanan berlemak, berpengawet, dan sebagainya.

Apakah obat herbal bisa menyembuhkannya? InsyaAllah bisa. Klinik kami memiliki ramuan khusus untuk jenis penyakit kanker payudara, mulai dari yang jinak hingga yang ganas. Tetapi seperti saya sebutkan tadi, bahwa pola makan juga sangat menentukan proses penyembuhannya.

Dan harus diingat bahwa penyembuhan kanker dengan herbal tentunya tidak secepat pengangkatan dengan cara operasi. Namun, pengobatan jenis ini dikenal sangat aman, karena tidak memiliki efek samping.

Jadi, bila Anda berminat untuk berobat atau membeli obat di klinik kami, silakan kirimkan data rekam medis atau hasil uji lab/scan terbaru tentang kondisi penyakit Anda. InsyaAllah kami akan membuatkan ramuan yang tepat buat Anda.

Terimakasih.

Tidak Ada Artikel Terkait Yang Ditemukan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Index