Info Terkini

Permalink to Mengapa dan Bagaimana Cara Atasi Gatal di Vagina?

Mengapa dan Bagaimana Cara Atasi Gatal di Vagina?

Munculnya gatal-gatal di bagian organ intim, vagina, tentunya sangat menyiksa. Bahkan konsentrasi bisa bubar gara-gara gangguan yang bisa terjadi tanpa kenal waktu ini.

Bila hal ini terjadi, sebaiknya jangan dipandang remeh. Segeralah diobati. Karena rasa gatal-gatal di vagina juga bisa merupakan pertanda adanya infeksi di organ intim Anda, apalagi bila disertai dengan rasa perih.

Salah satu pemicu rasa gatal pada vagina adalah karena jamur. Jamur ini bisa tumbuh karena Anda kurang menjaga kebersihan vagina. Sedangkan menurut seorang ginekolog, Mary Jane Minkin MD, banyak hal yang menyebabkan kondisi tersebut, misalnya fluktuasi hormonal, reaksi sabun, detergen, kondom atau pakaian dalam yang terlalu ketat dan terbuat dari bahan yang tak menyerap keringat.

Setiap selesai buang air kecil, pastikan vagina dalam keadaan kering terlebih dahulu sebelum Anda mengenakan pakaian dalam. Karena, suhu lembab bisa memicu perkembangbiakan jamur.

Penyebab lain dari rasa gatal pada vagina adalah bakteri. Untuk mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab gatal-gatal ini sebaiknya lakukan pemeriksaan laboratorium, sehingga langkah pengobatan yang dilakukan akan tepat.

Jika Anda mengalami rasa gatal pada vagina disertai rasa panas, kemerahan, berbau dan nyeri saat berhubungan seksual bisa jadi disebabkan oleh trichomonas. Trichomonas adalah protozoa yang tertular melalui hubungan seksual. Anda harus segera memeriksakan diri ke agar tidak semakin parah.

Untuk mencegah timbulnya rasa gatal selalu cukur rambut sekitar vagina secara teratur. Pastikan pakaian dalam yang Anda gunakan dalam keadaan bersih. Jika pakaian dalam terasa basah atau lembab, segera ganti dengan yang kering. Akan lebih baik jika Anda selalu membawa pakaian dalam cadangan dalam tas. Jadi, jika sewaktu-waktu terasa lembab, Anda bisa langsung menggantinya.

Selain itu, hindari penyebab terjadinya iritasi, seperti pembalut yang mengandung parfum, tisu yang berparfum serta sabun antibakteri. Bila ingin membasuh vagina dengan sabun, pilihlah sabun yang tidak mengandung parfum dan lembut.

Bagaimana cara mengobatinya? Tentunya sangat tergantung pada penyebab terjadinya gatal-gatal tersebut, sesuai dengan hasil pemeriksaan. Bila Anda berobat ke dokter, biasanya dokter akan memberi salep untuk dioleskan pada bagian yang gatal. Ini bila penyebab gatal itu adalah jamur. Sedangkan gatal-gatal yang terjadi karena bakteri, biasanya dokter memberi antibiotik.

Apakah penyakit ini bisa diobati dengan ramuan herbal? Sudah tentu bisa, karena sumber dari segala obat adalah flora dan fauna yang ada di alam ini. Banyak tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat ampuh sebagai pengobat gatal-gatal di vagina, baik untuk dikonsumsi (diminum ala jamu) ataupun sekedar dioleskan atau direndam.

Misalnya saja daun sirih, asam kawak, temu kunci, delima putih, sarang semut, dan banyak lagi lainnya.

Bagaimana caranya? Caranya juga beragam, tergantung herbal mana yang kita gunakan. Sebagai salah satu contoh yang sering digunakan masyarakat tradisional adalah kombinasi daun sirih dan temu kunci pepet.

Pertama-tama cuci kedua bahan ini sampai bersih, lalu rebus dengan segelas air dalam panci tertutup sampai mendidih. Tunggu sampai air rebusan itu hangat, lantas minumlah satu gelas, dua kali sehari selama seminggu.

Selain itu, sebagai ganti cairan atau sabun pembersih vagina, Anda juga bias menggunakan daun sirih. Caranya ambil 10 lembar daun sirih yang masih segar tapi cukup tua. Taruh daun sirih itu ke dalam sekitar 400 cc air di panci, dan campurkan satu sendok serbuk delima putih.

Rebuslah campuran tersebut sampai mendidih. Kemudian diamkan hasil rebusan tersebut sampai hangat. Nah, air hasil rebusan ini dikenal cukup ampuh untuk menjaga kebersihan vagina, misalnya dengan cara merendamkan vagina, cebok, ataupun sekedar disemprotkan saja. Sebagai catatan, semua alat-alat yang digunakan harus bersih dan steril.

 

Tidak Ada Artikel Terkait Yang Ditemukan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index