Tag Archives: herbal


Permalink to Tips Jeng Ana Tentang Penanganan Kista, Miom dan Fibroid

Tips Jeng Ana Tentang Penanganan Kista, Miom dan Fibroid

DATA di Klinik Jeng Ana, baik dari pasien yang datang maupun email yang masuk melalui website klinikherbaljengana.com menunjukkan bahwa pasien penderita penyakit kewanitaan cenderung meningkat. Diantara penyakit atau keluhan yang paling banyak mereka keluhkan adalah mengenai kista,  miom, dan  fibroid.

Kista adalah suatu organ yang membesar dan di dalamnya berisi cairan, seperti sebuah balon yang berisi air. Pada wanita, organ yang paling sering menjadi kista adalah indung telur. Tidak ada ketentuan apakah indung telur kiri atau kanan yang sering menjadi kista. Pada kebanyakan kasus kista justru tidak memerlukan operasi.

Selama ini dikenal ada 4 jenis kista indung telur, diantaranya adalah:

Kista Fungsional.  Penderita kista jenis ini biasanya tanpa disertai gejala. Hanya muncul rasa sakit bila disertai komplikasi, seperti terpuntir atau pecah. Tetapi komplikasi ini sangat jarang terjadi. Kista fungsional ini paling sering terjadi dan sangat jarang pada dua indung telur. Ia bisa mengecil sendiri dalam waktu 1-3 bulan.

Kista Dermoid. Kista ini terjadi karena jaringan dalam telur yang tidak dibuahi. Kemudian tumbuh menjadi beberapa jaringan seperti rambut, tulang dan lemak. Kista dapat terjadi pada dua indung telur dan biasanya tanpa gejala. Timbul gejala rasa sakit apabila kista terpuntir atau pecah.

Kista Cokelat (endometrioma). Kista jenis ini terjadi karena lapisan di dalam rahim (yang biasanya terkelupas sewaktu haid dan terlihat keluar dari kemaluan seperti darah), tidak terletak dalam rahim, melainkan  melekat pada dinding luar indung telur. Akibat peristiwa ini setiap kali haid, lapisan tersebut menghasilkan darah haid, yang akan terus menerus tertimbun dan menjadi kista. Kista ini bisa pada satu atau dua indung telur. Timbul gejala utama yaitu rasa sakit terutama sewaktu haid atau sexual intercourse.

Kista Denoma merupakan  pembungkus indung telur yang tumbuh menjadi kista. Kista jenis ini juga dapat menyerang indung telur kanan dan kiri. Gejala yang timbul biasanya akibat penekanan pada bagian tubuh sekitar seperti kandung kencing sehingga dapat menyebabkan semacam ”beser”.

Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana terjadinya kista. Biasanya tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan pada umur lebih 45 tahun. Dari keempat kista ini yang paling banyak dan justru sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional.

Sebagian besar kista tanpa gejala dan diketahui secara kebetulan pada waktu periksa dokter. Menurut pengalaman, diketahuinya menderita kista indung telur biasanya sewaktu periksa check up atau sewaktu periksa karena sebab lain.

Mioma

Sedangkan mioma uteri adalah tumor jinak di jaringan otot rahim (miometrium). Jadi, tumor ini mengenai organ rahim. Mioma uteri kebanyakan terjadi pada masa reproduksi dan pembesarannya berkaitan dengan hormon estrogen.

Kista dan mioma termasuk jenis tumor yang angka kejadiannya cukup tinggi pada alat reproduksi. Kista ovarium dan mioma uteri dapat mengganggu proses reproduksi untuk terjadinya kehamilan. Bila terjadi kehamilan, kedua tumor ini dapat mengganggu kehamilan. Misalnya  kehamilan dengan mioma uteri dapat mengakibatkan keguguran, sedangkan kehamilan dengan kista ovarium yang cukup besar dapat mengalami kista terpuntir yang merupakan kondisi akut, dan mungkin akan menghalangi bayi untuk lahir normal.

Mioma pada rahim dapat mengganggu kehamilan, yaitu menyebabkan kelainan letak janin (posisi janin melintang). Pada wanita yang tidak hamil, mioma pun dapat menyebabkan kelainan, yaitu kelainan haid (haid menjadi tidak teratur atau bertambah banyak). Hal ini sangat tergantung dari ukuran dan letak mioma.

Tumor,kista dan mioma mempunyai perbedaan , yaitu: Tumor adalah segala penumbuhan jaringan yang berlebihan yang membentuk massa tertentu di bagian tubuh mana pun. Sedangkan kista adalah tumor berupa kantong yang berisi cairan. Organ reproduksi yang dapat mengalami kelainan berupa kista adalah ovarium atau indung telur. Kista dapat bersifat jinak, dapat pula ganas.

Fibroid

Sedangkan Fibroid atau uterine fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim.  Mereka terbentuk dari sel-sel yang membentuk otot dinding rahim. Secara medis dikenal dengan istilah leiomyoma atau myoma uterus.

Fobroid biasanya berukuran sebesar biji kacang polong, namun juga bisa membesar hingga seukuran bola. Meskipun tidak meningkatkan risiko kanker dan tidak mempengaruhi kesuburan, fibroid bisa menekan saluran tuba sehingga mempengaruhi implantasi telur yang dibuahi. Selain itu dapat juga menekan usus dan kandung kemih.

Belum pasti apa yang menjadi penyebab fibroid. Mereka bisa tumbuh dengan cepat ketika tingkat kadar estrogen pada wanita tinggi. Terutama saat wanita sedang hamil atau menggunakan pil kontrasepsi. Pada wanita hamil, fibroid bisa menutupi jalan lahir sehingga persalinan harus melalui operasi Caesar.

Kasus fibroid biasanya ditemukan pada wanita usia sekitar 30an ke atas. Dan cenderung akan menurun ketika wanita mengalami manapouse, di mana kadar estrogennya juga berkurang. Pembedahan bisa dilakukan jika dianggap perlu.

Gejala penyakit ini seringkali berupa sakit punggung, nyeri panggul, sembelit, serta perasaan penuhdan berat dalam perut. Sebagian besar perempuan tidak menyadari, bahwa gejala-gejalan ini sebagai tanda bahwa mereka mengalami fibroid.

Cara Pengobatannya

Lantas bagaimana cara pengobatannya, apakah harus dengan cara pengangkatan atau operasi? Jawabannya tentu sangat tergantung kepada siapa Anda bertanya. Bila Anda bertanya kepada dokter, maka jawabannya hampir pasti disarankan untuk melakukan jalan operasi, apalagi bagi penderita yang sudah memasuki stadium lanjut.

Tetapi bila Anda bertanya kepada kami, maka jawabnya tidak harus melalui operasi. Justru sebaliknya, menurut Jeng Ana, cara operasi justru kecil kemungkinannya bisa menyembuhkan secara total. Karena baik kista ataupun miom tidak bisa dibersihkan dengan cara operasi. “Itulah sebbanya biasanya dokter menyarankan pasien untuk melakukan kemo setelah operasi, tujuannya untuk mematikan sel-sel atau akar kista atau miom yang masih tersisa,” jelas Jeng Ana.

Tetapi, kemoterapi tentunya berisiko besar terhadap kesehatan pasien. Karena sel-sel yang sehat ikut rusak akibat kemoterapi. Bahkan sering kita dengar ada pasien yang justru menderita penyakit lain setelah menjalani kemoterapi.

Nah, bagaimana dengan pengobatan di Klinik Jeng Ana? Menurut Jeng Ana, pengobatan penyakit seperti kista, miom atau fibroid harus dilakukan dengan cara memperbaiki atau mengobati sumber penyakitnya. Sedangkan sudah diketahui bahwa sumber penyakit tersebut adalah hormon.  Jadi harus diperbaiki hormonnya sesuai dengan penyakit sang pasien.

“Misalnya hormon progesteron, esterogen harus diperbaiki. Caranya adalah dengan mengkonsumsi ramuan obat hormon yang suidah dioracik sesuai dengan komposisinya. Sebagai contoh herbal yang bisa dipergunakan adalah rimpang teki itu bagus untuk memperbaiki hormon. Juga ada waru China untuk hormonal,  juga ada biji-bijianan bila kista itu sudah besar,” terang Jeng Ana.

Biji-bijian yang kerap dipergunakan untuk pengobatan jenis penyakit kewanitaan yang sudah ganas misalnya biji jenetri dan biji nyamplung. “Iitu sangat bagus untuk pengobatan penyakit jenis kanker. Untuk menggunakannya tentu harus dengan cara dan komposisinya yang tepat. Ini yang menjadi kunci kesembuhan pasien,” terang Jeng Ana.

Karena itu semua obat-obatan yang dipergunakan Jeng Ana selalu melalui uji klinis sebelum diberikan kepada pasien. Apalagi jenis biji-bijian yang biasa dipergunakan untuk mengobati kista atau miom stadium lanjut. “Itu tidak bisa dipergunakan secara sembarangan. Karena sifatnya sangat keras seperti kemo, sehingga harus mengetahui takarannya secara tepat. Kalau salah, dampaknya justru bisa membahayakan,” jelasnya.

Kesimpulannya, Jeng Ana menyarankan agar pasien yang menderita berbagai jenis kewanitaan seperti kista, miom dan fibroid tersebut agar tidak ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya, termasuk di Klinik Herbal Jeng Ana. “Jangan menggunakan herbal secara sembarangan bila tidak tahu. Begitu juga dengan memilih pengobatan herbal, pasien juga mesti jeli. Apalagi sekarang semakin banyak pengobatan herbal yang hanya bermotif bisnis tanpa disertai dengan keahlian,” pungkas Jeng Ana.

 

 


Permalink to Tanpa Operasi, Ibu Erna Terbebas Kanker Serviks Hanya dengan Satu Paket

Tanpa Operasi, Ibu Erna Terbebas Kanker Serviks Hanya dengan Satu Paket

Perempuan paruh baya ini tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya ketika dirinya terbebas dari kanker serviks yang semula dideritanya. Bagaimana tidak, semula dokter sudah memvonis bahwa kanker akan menyebar luas bila tidak segera dilakukan operasi.

“Tetapi karena saya takut operasi, kemudian anak-anak saya menyarankan untuk berobat alternatif ke Jeng Ana. Kebetulan Jeng Ana kan perempuan, jadi sangat tepat. Kalau laki-laki kan susah ya. Dan kemudian saya pun ditangani oleh Jeng Ana,” terang Bu Erna yang tampil bersama Jeng Ana dalam acara Coffee Break yang disiarkan TV One, beberapa waktu lalu.

Setelah bertemu pertama kali dengan Jeng Ana, Bu Erna semakin yakin bahwa penyakit yang dideritanya bisa sembuh tanpa harus menjalani operasi seperti yang divonis oleh dokter. “Dan alhamdulillah, hanya seminggu setelah mengkonsumsi obat, rasanya sudah enak. Hanya dengan satu paket, saya tidak lagi mengalami keputihan dan flek-flek,” ujarnya.

Salah satu keluhan yang dialami Bu Erna sebelum menjalani pengobatan memang adanya keputihan dan keluarnya flek-flek darah pada bagian kewanitaannya. Waktu itu, akunya, kondisinya cukup parah. Itulah sebabnya kemudian anak-anaknya menyarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

“Waktu itu saya datang ke dokter kandungan, terus dilakukan pemeriksaan biopsi, USG, tes darah dan pemeriksaan lainnya. Hasilnya diketahui bahwa saya menderita kanker serviks. Kata dokter, kanker ini harus segera diangkat. Bila dalam waktu sebulan tidak dioperasi, maka bisa menjalar kemana-mana,” jelasnya.

Bu Erna kemudian mendiskusikan vonis dokter tersebut dengan anak-anaknya. “Saya sangat takut operasi. Tetatpi saya juga ingin sembuh. Karena itu kemudian anak-anak menyarankan untuk berobat ke Jeng Ana,” tutur perempuan berusia 40-an ini.

Jeng Ana pun menambahkan bahwa ketika pertama kali datang ke kliniknya, Bu Erna membawa hasil uji lab dan semua rekam medis dari dokter. “Saya mempelajarinya semua, dan kesimpulan dalam hasil uji lab itu bahwa Bu Erna menderita Adeno Karsinoma Serviks

Sekedar diketahui bahwa ada dua jenis utama kanker serviks. Sekitar 8-9 dari 10 jenis yang ada adalah karsinoma sel skuamosa. Di bawah mikroskop, kanker jenis ini terbentuk dari sel-sel seperti sel-sel skuamosa yang menutupi permukaan serviks. Sedangkan sisanya adalah adenokarsinoma. Kanker serviks ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir yang kemudian keluar seperti keputihan dan flek-flek.

“Setelah semua data kami pelajari, kemudian kami memutuskan bentuk pengobatan dan terapi yang harus dikalani Bu Erna. Kebetulan waktu itu, disimpulkan bahwa Bu Erna harus menjalani terapi terlebih dahulu. Terapi refleksologi ini disesuaikan dengan jenis dan kondisi penyakit pasien,” terang Jeng Ana.

Setelah terapi selesai, Bu Erna diberi obat herbal dalam berbagai bentuk, mulai dari ramuan seduh, kapsul ekstrak, dan lainnya. Selain itu juga dilakukan pengaturan pola makan, pola pikir, dan istirahat yang teratur,” ujar Jeng Ana.
.
Alhamdulillah Bu Erna mampu menjalani semua panduan Jeng Ana dengan baik, termasuk menjauhi semua pantangan-pantangan yang disebutkan Jeng Ana. Tingkat kepatuhan ini sangat menentukan cepatnya pasien sembuh. Karena, menurut Jeng Ana, makanan sangat menentukan perkembangan penyakit.

“Tetapi intinya, semua pasien yg menjalani terapi harus yakin. Dengan keyakinan itu insyaAllah Tuhan akan memberi kesembuhan,” pungkasnya.


Permalink to Tampil Cantik Saat Lebaran dengan Terapi Totok Aura

Tampil Cantik Saat Lebaran dengan Terapi Totok Aura

Tak terasa bulan suci Ramadhan segera berakhir. Param pemeluk Islam pun sudah mulai sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan, Idul Fitri 1433 H, terutama kaum hawa.

Kita semua tentunya ingin tampil sempurna pada hari nan fitri tersebut. Bukan hanya dengan mengenakan busana dan berbagai jenis aksesoris baru, melainkan juga dengan tampilan wajah yang lebih cantik atau tampan dan juga bercahaya.

Nah untuk bisa tampil seperti itu, Ratu Herbal Indonesia Jeng Ana memiliki resep khusus. Apakah itu? Tak lain adalah Totok Aura. Salon Aura Jeng Ana yang berlokasi di Jl Kalibata Timur I No.47 Jakarta Selatan (Belakang Taman Makam Pahlawan) itu memang memiliki layanan khusus aura.

Diantara layanan andalan salon aura ini diantaranya Totok Aura Mandi Rempah, Totok Wajah, Totok Payudara, Totok Perut, Totok Miss V, Program Obesitas. Selain itu juga terdapat layanan lainnya laiknya di salon-salon ternama lainnya. Selengkapnya kunjungi website http://salonaurajengana.com.

Menurut Jeng Ana, totok aura dilakukan dengan dua cara, yakni dari luar dan dari dalam. Terapi dari luar itu dilakukan dengan penotokan wajah agar tidak kendor dan pipi menjadi lebih tirus. Sedangkan terapi dari dalam dilakukan melalui air doa dan mandi rempah.

“Jadi berbeda dengan di salon lain. Kalau di tempat lain mungkin hanya dilakukan dengan menotok wajah. Sedangkan totok aura di salon kami justru lebih menekankan kecantikan dari dalam, agar memancarkan inner beauty, dan menyingkirkan aura-aura negatif,” terang Jeng Ana di sela-sela shooting untuk acara Medika Natura di Jak TV, kemarin.

Demikian pula dengan layanan andalan lainnya seperti totok payudara, totok Miss V dan lainnya. Semuanya menerapkan metode terapi dari luar dan dari dalam. “Misalnya saja cream dewi sinta, masker payudara dan obat totok perut, semuanya dalam pembuatannya sudah disertai dengan doa,” terang Jeng Ana.

Tidak mengherankan bila mereka yang sudah pernah memanfaatkan layanan Salon Aura Jeng Ana biasanya ketagihan untuk datang kembali. “Perubahan yang terjadi antara sebelum dan setelah menjalani terapi memang sangat jauh. Dan alhamdulillah para pasien yang sudah merasakan perubahan antara sebelum dan setelah terapi tersebut akhirnya selalu datang lagi, minimal sebuulan sekali, kebanyakan para ibu-ibu pejabat dari luar kota,” ujar Jeng Ana.

Maka sangatlah tepat kiranya bila Anda memanfaatkan layanan Salon Aura Jeng Ana agar bisa tampil sehat dan cantik di Hari Raya Idul Fitri, nanti. “Salon akan tetap buka hingga malam lebaran. Berbeda dengan klinik yang libur mulai tanggal 15 Agustus dan baru buka kembali pada tanggal 27 Agustus 2012,” pungkasnya.

 

 

Page 4 of 23« First...234561020...Last »

Index