Info Terkini

Permalink to Bertahun-Tahun Berobat Medis, PCOS dan Hiperplasia Tak Kunjung Sembuh

Bertahun-Tahun Berobat Medis, PCOS dan Hiperplasia Tak Kunjung Sembuh

Assalamu’alaikum wrahmatullahi wabarokatuh

Salam kenal Jeng  Ana, saya wanita 29 th, sudah menikah 4,5 th dan belum dikaruniai momongan. Suami umur 39 th.  Karena tinggal jauh d Pontianak, Kalbar,  maka via email ini saya mohon bantuannya Jeng Ana.

Saya terakhir ke dokter A sekitar bulan Feb 2012 (setelah 3 bln tidak haid) hasil USG rahim saya posisi baik dan tidak hamil, tetapi setelah dilakukan USG Transvaginal saya dinyatakan PCOS, dokter A kemudian memberikan saya obat perangsang haid dan obat glucopaghe selama 1 bulan untuk mengobati PCOS. Selama 2 bulan saya terus ikuti dan kontrol PCOS, tetapi tidak ada perkembngan lagipun saya tidak tahan dengan obat glucopache tsb karena lambung terasa perih.

Akhirnya saya pindah ke dokter B sekitar bulan April 2012 (setelah telat 1 bln haid). Hasil USG rahim saya bagus dan tidak hamil, hanya gangguan hormon dan ada sedikit penebalan di dinding rahim, kemungkinan karena haid tidak keluar.

Lalu dokter B memberi perangsang haid dan meminta kembali pada antara hari ke-3 ato ke-5 haid. Pada hari ke-5 haid saya pun kembali, hasil USG bilang kalau rahim saya bagus dan dinding rahim sudah berkurang penebalannya, tetapi dokter B memberi saya rujukan untuk periksa saluran rahim  dengan cara HSG.

Hasil dari dokter C yang melakukan HSG, melihat dari hasil foto-fotonya, mengatakan bahwa ada penyumbatan di rahim kiri, karena cairan yg disemprotkan pada saat HSG terputus di rahim kiri, dan saya baca sekilas di surat hasilnya tertera kesimpulan endemetriosis, lalu dokter C meminta saya memberikan hasil tersebut kepada dokter B untuk pengobatan lebih lanjut.

Dari dokter B, hasil diagnosa HSG  sebagai berikut: ada penyumbatan rahim kiri, penebalan dinding rahim dan ada perlengketan jalan rahim sehingga sperma tida bisa tembus sampai masuk ke dalam rahim.

Cara pengobatannnya, dokter B minta saya melakukan kuret untuk membersihkan dan membuang perlengketan di saluran rahim tsb, lalu dipasangkan spiral untuk merangsang pertumbuhan sel baru, kemudian memprogram ulang untuk kehamilan.

Mendengar kata kuret dan spiral saya langsung takut sendiri, karena pasti akan sakit dan saya harus total istrhat dalam waktu lama. Karenanya saya mohon Jeng Ana dapat memberikan solusi lain untuk pengobatan saya ini.

Yang jelas saya sudah sangat lama saya mendambakan momongan dari rahim saya sendiri. Untuk diketahui, awal perkawinan saya pernah mengalami keputihan sampai gatal dan agak bau, lalu saya ke dokter A, dan d kasih obt seperti odol yang dimasukkan dalam vagina, Alhamduliilah sudh sembuh keputihannya,  lalu apakah penyakit saya ini karena keputihan tersebut juga ?

Sebelumnya terima kasih atas jawabannya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Erni
 er_ni_29@yahoo.com

JAWAB:

Wa’alaikum salam Wr wb

Ibu Erni, mendengar cerita Anda, kami bisa menangkap betapa  Anda sudah berusaha keras untuk bisa mendapatkan momongan. Bila Anda terus berusaha dan disertai dengan doa dan kesabaran, insyaAllah Tuhan akan memberikan jalan, entah melalui perantara  kami atau yang lain.

Sebenarnya problem  PCOS – Polycystic Ovary Syndrome (Sindroma ovarium polikistik) sudah sering kami sampaikan di portal ini. PCOS merupakan gangguan hormonal yang umum terjadi pada masa reproduktif wanita. Nama kondisi ini di dapat dari pembesaran dan banyaknya kista kecil yang terdapat di sepanjang ujung terluar dari masing-masing indung telur –tetapi tidak semua.

Masa mentruasi yang tidak teratur dan berkepanjangan, pertumbuhan rambut yang berlebihan, jerawat dan obesitas dapat terjadi pada wanita dengan kondisi ini. Menstruasi yang tidak normal dapat menjadi pertanda kondisi ini pada usia remaja, atau PCOS dapat diikuti dengan pertambahan berat badan atau sulit untuk hamil.

Tanda dan gejala PCOS sering dimulai sesaat setelah masa menstruasi pertama (menarche). Pada beberapa kasus, PCOS terjadi setelah masa reproduktif anda. Tanda dan gejalanya bervariasi pada setiap wanita baik jenis ataupun tingkat keparahannya. Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter mempertimbangkan setidaknya dua dari gejala berikut:

•    Periode menstruasi yang tidak teratur.

•    Kelebihan kadar androgen (hormon laki-laki) pada wanita yang ditandai dengan banyaknya rambut wajah atau tubuh.

•    Pembesaran indung telur (ovary) yang terdiri dari sejumlah kista melalui pemeriksaan.

Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti penyakit ini. Tetapi faktor berikut dapat memainkan peran:

•    Kelebihan insulin di dalam tubuh sehingga memacu produksi androgen di dalam indung telur.

•    Peradangan ringan sehingga memicu resistensi insulin dan akumulasi kolesterol di dalam pembuluh darah (atherosclerosis). Atherosclerosis menyebabkan gangguan kardiovaskular. Penelitian menunjukkan para wanita dengan PCOS memiliki peradangan ringan.

•    Faktor keturunan.

Adapun mengenai hasil pemeriksaan dokter B yang mengatakan bahwa Anda menderita penebalan, penyumbatan dan perlengketan dinding rahim sebenarnya berkaitan erat dengan PCOS tadi. Penebalan dinding rahim dalam istilah medis disebut dengan hiperplasia endometrium, yakni suatu kondisi  dimana endometrium tumbuh secara berlebihan.

Kelainan ini bersifat benigna ( jinak ),  tetapi pada sejumlah kasus dapat berkembang ke arah keganasan uterus . Risiko tinggi hiperplasia endometrium terutama terjadi pada wanita yang memiliki kondisi sebagai berikut:

-          Penderita PCOS

-          SSekitar usia menopause

-          OObesitas ( konversi perifer androgen menjadi estrogen dalam jaringan lemak )

-          Penderita Diabetes melitus

-          Pengguna estrogen dalam jangka panjang tanpa disertai pemberian progestin pada kasus menopause

-          Penderita tumor ovarium dari jenis granulosa theca cell tumor

Gejala penebalan dinding rahim  biasanya diawali dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, bahkan terkadang menstruasi tak kunjung datang dalam jangka waktu yang lama. Bisa juga menstruasi terjadi terus-menerus dan volume darah banyak. Selain itu, penderita Hiperplasia endometrium sering menemukan noda-noda darah di pakaian dalam.

Jika dibiarkan berlarut-larut akan muncul gangguan sakit kepala, mudah lelah, serta tidak bergairah saat beraktivitas. Dampak yang paling parah, selain sulit hamil, penderita Hiperplasia endometrium mengalami anemia berat. Hubungan suami-istri pun terganggu karena perdarahan tak kunjung berhenti.

Penebalan lapisan dinding dalam rahim dapat terjadi karena peningkatan kadar hormon estrogen. Peningkatan estrogen dipicu oleh pertumbuhan kista. Pada kasus lain, penebalan dinding rahim juga terjadi karena faktor ketidakseimbangan hormonal, ketika peningkatan hormon estrogen tak diimbangi oleh peningkatan progesteron.

Kondisi ini juga biasanya dialami oleh wanita yang bertubuh gemuk karena produksi estrogennya berlebihan. Hiperplasia endometrium dapat dialami siapa pun, baik perempuan yang telah melahirkan ataupun belum.

Sementara mengenai perlengketan rahim sudah pasti sangat menentukan bisa-tudaknya ibu hamil. Bila terjadi sumbatan saluran telur sudah barang tentu pembuahan tidak akan terjadi, karena tidak terjadi pertemuan antara sperma dengan sel telur.

Kendati  bentuknya hampir sama, namun perlengketan pada organ-organ reproduksi bisa dibedakan berdasarkan ragam penyebabnya sebagai berikut:

-          Karena Infeksi

Umumnya ditandai dengan munculnya keputihan. Seberapa pun “kadar” keputihan ini,hendaknya mendapat perhatian serius. Sebab bisa terjadi infeksi dan bisa naik ke atas. Yang tadinya cuma infeksi di serviks atau di vagina, merambat naik ke rahim atau bahkan ke abneksa. Padahal abneksa terdiri dari tuba/saluran telur, ovarium/indung telur, dan ligamentum atau bagian-bagian penyangga rahim.

-          Karena Endometriosis

Perlengketan ini lebih parah dibanding perlengketan serupa akibat infeksi. Seorang wanita dikatakan terkena endometriosis bila jaringan endometrium/lapisan dalam uterus, tumbuh bukan di tempat semestinya. Celakanya, yang paling sering ditumbuhi jaringan endometrium ini adalah ovarium. Alhasil,bisa terjadi perlengketan ke usus, rahim, saluran telur, atau ke organ-organ di sekitarnya. Kondisi inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab kemandulan.

Apa penyebab pastinya, sampai saat ini belum disepakati para ahli. Salah satu teori mengatakan, munculnya endometriosis distimulasi oleh hormon estrogen yang berlebihan. Itulah sebabnya, pengobatan yang dibutuhkan adalah terapi hormon. Bila dengan pemberian hormon tidak ada perbaikan, biasanya dokter menyarankan  operasi laparoskopi atau laparotomi.

-          Kuretase Berulang

Tindakan kuretase, terlebih bila dilakukan berulang dalam tenggang waktu dekat, diduga juga memicu timbulnya perlengketan. Meski perlengketannya bukan pada organ-organ reproduksi bagian dalam, melainkan hanya terbatas pada rahim/uterus. Terlebih bila kuretnya tidak steril, hingga endometrium yang seharusnya berbentuk rongga jadi menutup. Karena tidak ada rongga inilah, yang bersangkutan jadi susah punya anak atau bahkan mandul.

Itu sebabnya disarankan agar tidak menjadikan kuretase sebagai “jalan keluar” yang paling mudah dari permasalahan ginekologik yang dihadapi. Semisal pada kehamilan-kehamilan yang tidak diinginkan. Apa pun, kuretase akan mengikis dinding rahim bagian dalam yang membuatnya semakin “tipis” dan akhirnya mempercepat terjadinya perlengketan.

-          Kelainan Plasenta

Normalnya plasenta akan menempel pada endometrium saat terjadi kehamilan. Namun ada pula jenis plasenta yang disebut plasenta akreta. Yakni plasenta yang merekat begitu kuat sampai masuk ke dalam selaput lapisan otot rahim. Hanya saja kelompok wanita mana saja yang rentan mendapat plasenta akreta ini belum bisa dipastikan. Meski sejauh ini diduga plasenta akreta terkait erat dengan faktor gizi buruk.Pada mereka yang status gizinya buruk, plasenta yang idealnya berimplantasi pada dinding rahim, justru terpaksa menembus lapisan otot rahim untuk mencari “makanannya”.

-          Riwayat Operasi

Terutama operasi sesar dan operasi usus buntu yang sudah parah, semisal sudah bocor. Padasetiap tindakan operasi pasti akan ada luka terbuka. Padahal, setiap luka pasti akan diserbu lapisan omentum, yang berusaha menutup luka tadi. Itu sebabnya perlengketan sangat berpeluang terjadi pada sesar yang tidak benar atau yang banyak menyisakan darah.

Hal yang sama juga amat mungkin terjadi pada sesar yang penyembuhan lukanya kurang bagus, semisal dalam seminggu belum kering. Di sinilah pentingnya kontrol kembali ke dokter yang menangani. Meski sebetulnya kontrol sendiri pun gampang dilakukan, yakni bila dalam waktu seminggu luka bekas operasinya masih basah atau mengeluarkan cairan.

Secara teoritis, kalau kondisi bagian dalam luka baik, tentu bagian luarnya jauh lebih baik. Sebaliknya, jika bagian luarnya tak baik, bisa dipastikan ada sesuatu yang enggak beres di bagian dalamnya. Tak heran kalau sesar kedua dan seterusnya memperbesar peluang terjadi perlengketan. Baik perlengketan antara rahim dengan dinding perut, maupun dengan usus dan kandung kencing. Kendati secara teori,seorang ibu boleh melahirkan dengan sesar 3-4 kali.

Saya kira penjelasan diatas sudah cukup jelas. Ini sengaja kami sampaikan panjang lebar karena banyak pasien lain yang sering menanyakan hal serupa. Semoga penjelasan ini bisa menjawab pertanyaan para penanya yang lain.

Lantas apakah penyakit ini bisa diobati secara herbal, tanpa harus menjalani operasi? InsyaAllah bisa. Kami memiliki ramuan khusus untuk pengobatan jenis penyakit yang seperti ibu alami. Meski sebagian kalangan medis meragukan pengobatan tanpa operasi, namun faktanya sudah banyak pasien kami yang sembuh dengan pengobatan herbal yang kami lakukan.

Bila ibu berkeinginan untuk berobat di klinik kami, Anda bisa datang langsung dengan membawa rekam medis/hasil uji lab, USG, HSG terakhir. Bila tidak bisa datang, Anda bisa juga melakukan pemesanan obat melalui media ini, tetapi Anda tetap harus mengirimkan copy rekam medis atau hasil uji lab tersebut via email ini.

Sekian, terimakasih. Wassalamu’alaikum Wr Wb

 

Tidak Ada Artikel Terkait Yang Ditemukan.


11 Comments to Bertahun-Tahun Berobat Medis, PCOS dan Hiperplasia Tak Kunjung Sembuh

  1. Niken Wati YuningTyas

    Assalamualaikum jeng ana,,
    Saya wanita usia 23 th menikah 3th blm jg dikaruniai momongan…suami saya umur 25 th.Walaupun memang umur saya dan suami terhitung masih muda,,kami sangat mendambakan kedatangan seorang bayi..Ada jg kekhawatiran dlm diri saya karena usia pernikahan saya yg sudah cukup lma.
    Karena keinginan saya mendapat momongan yg ckup besar,,saya dan suami telaten mengikuti program kehamilan bahkan sudah berganti sampai 3 dokter Sp.OG..Hasil pemeriksaan pada setiap dokter kebanyakan selalu positif,,ini riwayat program hamil saya;
    Dr 1 hasil usg mengatakan klw rahim saya normal,,tidak ada kista,miom,dsb.tapi setelah beberapa bln blm ada hsil akhirnya diadakan hydrotubasi prtama dan blm ada hsil jg.Akhirnya saya beralih ke dr 2,,dr 2 menyarankan suami saya untuk melakukn tes sperma dan hasilny bgus jg.setelah beberapa bln blm ada hsil disarankn untuk hsg..sblm dilakukan hsg saya beralih k dr 3 krn kata teman saya hsg itu sakit..di dr 3 saya disarankan untuk papsmear sekaligus hydrotubasi jg,dan menurut dr hasil papsmear bgus,mulut rahim bersih,saluran terbuka dan rahim three layer..stlah beberapa bln blm ada hasil jg akhirny dr menyarankan saya untuk suntik vaksin cervarix untk membersihkn bakteri2 di mulut rahim,,tapi setelah vaksinasi haid saya yg tadiny pnya siklus selalu tepat 29 hri mnjdi maju skitar 22 hri…
    kadang perut bagian bwah saya jg terasa skit dan kaku setelah berhubungan,,tpi menurut dr itu pengaruh kontraksi progesteron..
    Untuk itu saya mohon bantuan dari jeng Ana agar saya dan suami bisa cpt mndapat momongan,,apa kira2 problem yg saya alami…???
    Apakah saya bisa pesan obat saja tnpa hrus bertemu muka dg Jeng Ana…???karena sekarang saya dan suami bermukim di Papua..
    Terima kasih atas perhatian dan saran dari Jeng Ana,,saya mohon solusinya.
    Wassalamualaikum wr.wb.

  2. yuni

    Ass.Jeng ana,saya ibu yuni dari lubuklinggau (Sumatera Selatan), saya mau menanyakan mengenai penyakit suami saya..suami saya sudah 10 bulan mengalami kebutaan pada kedua matanya.sebelumnya suami saya kena serangan darah tinggi, kepalanya pusing dan perut mual2,(waktu itu msh bisa melihat). dia msk rumah sakit selama 1 minggu,kemudian setelah 2 hari kambuh lagi diopname lagi,,setelah 1 minggu mengalami kebutaan dirumah sakit dan dirawat inap selama 1 bulan. dan suami saya sampai sekarang tidak bisa melihat,sudah berobat di dokter mata Palembang tetapi tidak ada perubahannya.menurut dokter di palembang suami saya tidak ada sakit apa-apa,dia malah bilang sudah nggak ada harapan lagi untuk melihat.tetapi menurut dokter yang dilubuklinggau, suami saya sakit Glukoma,sampai sekarang saya belum bisa memastikan suami saya ini sakit apa??apa dikarenakan tekanan darah tinggi dia bisa buta?jeng ana,,menurut jeng ana suami saya ini sakit apa?apa bisa diobati oleh Jeng Ana?karena kami ini tinggalnya jauh jeng,paket apa saja yang bisa kami butuhkan,jadi kalau ada harapan, kami mau berusaha…terima kasih atas pertolongan jeng ana sebelumnya..mohon jawaban dari jeng ana.wss

  3. yuni

    Ass.Jeng ana,saya ibu yuni dari lubuklinggau, saya mau menanyakan mengenai penyakit suami saya..suami saya sudah 10 bulan mengalami kebutaan pada kedua matanya.sebelumnya suami saya kena serangan darah tinggi, kepalanya pusing dan perut mual2,(waktu itu msh bisa melihat). dia msk rumah sakit selama 1 minggu,kemudian setelah 2 hari kambuh lagi diopname lagi,,setelah 1 minggu mengalami kebutaan dirumah sakit dan dirawat inap selama 1 bulan. dan suami saya sampai sekarang tidak bisa melihat,sudah berobat di dokter mata Palembang tetapi tidak ada perubahannya.menurut dokter di palembang suami saya tidak ada sakit apa-apa,dia malah bilang sudah nggak ada harapan lagi untuk melihat.tetapi menurut dokter yang dilubuklinggau, suami saya sakit Glukoma,sampai sekarang saya belum bisa memastikan suami saya ini sakit apa??apa dikarenakan tekanan darah tinggi dia bisa buta?jeng ana,,menurut jeng ana suami saya ini sakit apa?apa bisa diobati oleh Jeng Ana?karena kami ini tinggalnya jauh jeng,,jadi kalau ada harapan, kami mau berusaha…terima kasih atas pertolongan jeng ana sebelumnya..mohon jawaban dari jeng ana.wss

  4. Assalamu’alaikum wr.wb
    Jeng ana Ysh
    nama saya aswadi Tinggal di Pondok Gede Bekasi ,kakak saya terkena Kanker Kelenjar getah bening (limfoma Non Hodgkin) dari hasil scan tumor sudah besar kira-kira 12 x 9 cm berada di belakang pankreas, hasil pemeriksaan dokter rs darmais bahwa kakak saya sudah stadium 3 sebelumnya sudah dibedah untuk diambil sampel jenis kankernya namun tidak bisa diangkat pengobatan selanjutnya dengan kemoterapi
    Apakah di klinik jeng ana sudah ada pasien Kanker Kelenjar getah bening seperti penyakit kakak saya, berobat dan sembuh
    Mohon pencerahannya?
    Atas pencerahannya diucapkan terima kasih
    Wassalamu’alikum wr.wb

  5. ira maya ningsih

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Maaf sebelumnya, Saya mau menanyakan Apakah penyakit kelainan jantung bisa! Anak saya menderita kelainan jantung dari lahir.Sekarang usianya sudah 10 thn.
    Dengan ciri-ciri penyakit, kulit kuku berwarna biru,Mudah lelah,Pertumbuhan badan lambat,Nafas tidak seperti orang normal pada umumnya.
    Mohon infonya & terimakasih sebelumnya.
    Wassalam
    IRA

  6. upeh

    Assalamualaikum Jeng Ana

    Saya mau tanya, saya menderita sakit kepala yang setiap hari dan berbulan bulan. Saya sudah periksa ke Dokter umum dan dokter bilang itu karena gigi geraham saya tidak tumbuh. Lalu saya periksa lagi ke dokter syaraf dan dokter itu pun bilang saya mengalami ketegangan otot. Dan obat dari ke 2 dokter itupun tidak memberikan hasil yang maksimal. Hanya sembuh dalam waktu yang cuma sebentar.
    Lalu saya coba dengan pengobatan alternatif. Katanya saya terkena virus cmv. Beliau bilang itu yang menyebabkan sakit kepala saya. Memang sekitar 3 – 4 tahun yang lalu saya pernah mengalami sakit kepala seperti ini. Dan itu berlangsung hingga ber bulan bulan juga. Kata dokter saya memang punya virus cmv..Dan sampai sekarang pun saya masih suka sakit kepala. Kira kira saya ini sakit apa ya jeng.. mungkin bisa di trawang .
    Sekian dan terimakasih dari saya.
    wassalam

  7. ati

    aslm..jeng ana,saya ibu rumah tangga usia saya 42thn sy menderita kelainan pada payu dara bagian kiri tepatnya puting susu…gejala awalnya terasa saki seperti di tusuk2 itu terjadi semenjak kurang lebih setahun yanglalu,tapi sekarang sudh mulai terasa sakit,bahkan samapi dilengan saya tersa keram,didalam puting saya itu bagai sebiji beras,berhubung juga sy sekarang sedang menyusui.. kira2apa yg harus saya lakukan dan bagaimana solusinya….mohon balasannya krna sy tinggalnya cukup jauh yaitu sulawesi tenggaraa..trimakasih,

  8. yunita salman

    ass.wr.wb.
    Jeng ana…kk ipar saya kena kanker payudara.kk sy ingin sekali berkonsultasi langsung dengan jeng ana lewat telepon karena jarak yang jauh antara samarinda dan jakarta.kondisi kk sy skr tdk boleh capek.kebetulan kk sy memang mengkonsumsi herbal jeng ana.tapi sepertinya kk sy benar2 ingin berkomunikasi langsung dengan jeng ana tentang perihal keadaannya sekarang tanpa perantara asisten jeng ana.sy tau jeng ana sibuk,tapi sy mohon sekali.sy sengaja meninggalkan comment ini tanpa sepengetahuan kk ipar sy maupun keluarga inti sy di rumah karena sy sayang sekali dgn kk ipar sy begitupun suami dan anaknya bahkan semua keluarga sy dan keluarga kk sy sayang ama kk ipar sy mkx sy mewakili melalui comment ini.tolong jeng bisa sedikit mendengar keluh – kisah kk ipar sy.ini nomor hp 085232919576…tolong lah jeng…karena setiap kk ipar sy telpon pasti hanya asisten jeng ana yang terima.sy mohon jeng ana segera mengabulkan permintaan saya,amin…

  9. istri saya sudah 2 kali menjalani operasi laparaskopi kista, dan terakhir operasi hasil nya tuba kanan psitif dan tuba kiri negatif, dan hasil cek lab sperma kurang dan banyak yang lemah,apa masih bisa dibantu dgn jeng ana untuk mendapatkan keturunan dengan kondisi istri dan saya sendiri. mohon jawaban dari jeng ana? kapan kami bisa berkonsul langsung dengan jeng ana.kami tunggu jawaban nya

  10. Marhaini Ariffin

    Assalamulaikummm Jeng Ana,

    Saya berasal dari Kuala Lumpur Malaysia, saya dapat tahu yg ada Patient Jeng Ana, ada yg telah sembuh dari penyakit ADENOMYOSIS..saya ada lah salah seorang pesakit adenomyosis. saya berumur 46 tahun dah sebelum ini tidak tahu yg saya mendapat sakit ini. saya tidak pernah mengalami sakit yg teruk. cuma bulan nie selepas saya bersih dari darah haid saya kembali haid lagi selepas 9 hari bersih. bila saya buat ultrasound doktor menyatakan yg saya terkena ADENOMYOSIS dan doktor menyuruh saya di operasi untuk membuang rahim saya.
    adenomyosis saya sebesar 4cm. Saya berasa sangat takut dan minta Jeng Ana memberi sedikit info tentang ubat yg patut saya ambil dari kelinik Jeng Ana. saya juga tidak keberatan untuk ke Jakarta berjumpa dengan Jeng Ana.
    harap Jeng Ana dapat membalas email saya ini.

    Terima Kasih.
    Marhaini Ariffin
    Kuala Lumpur

  11. ass….
    jeng saya mau tanya saat ini keluhan saya kista kiri 5.4cm dan kanan 4.4cm dan saat ini juga saya sedang program hamil saya nikah baru 7bln, dan kista saya sempat di angkat yg kiri namun muncul lagi apakah peluang saya untuk hamil dan sembuh dari kista itu besar jeng…untuk terapi ke klinik yg dibandung prakteknya tiap hari apa untuk biaya sekali terapinya kisaran berapa ya jeng…

    mohon infonya dan penjelasaannya terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Index