Info Terkini

Permalink to ‘Adenomyosis Saya Sembuh Tanpa Operasi Angkat Rahim’

‘Adenomyosis Saya Sembuh Tanpa Operasi Angkat Rahim’

Operasi angkat rahim adalah momok yang sangat menakutkan bagi semua kaum hawa. Wajar saja, karena operasi bedah jenis ini memang memiliki dampak yang cukup serius. Bukan hanya kemampuannya untuk menghasilkan keturunan yang hilang, nyawa pun bisa saja melayang bila operasi yang dilakukan ternyata gagal.

Ketakutan seperti inilah yang sempat dirasakan oleh Ibu Ratih ketika dokter memvonisnya harus menjalani operasi angkat rahim. Penderita adenomyosis atau penebalan dinding rahim ini tak begitu saja memenuhi saran dokter. Dia lebih memilih untuk menempuh jalan alternatif, sehingga akhirnya berobat ke Klinik Herbal Jeng Ana.

Syukur alhamdulillah, Tuhan rupanya memberi kejodohan kepada Ibu Ratih dengan berobat ke Jeng Ana. Hanya beberapa bulan setelah menjalani terapi di Jeng Ana, Ibu Ratih terbebas dari penyakit yang semula menyiksanya itu. Berikut kesaksian yang disampaikan Ibu Ratih ketika tampil pada acara ‘Medika Natura’ bersama Jeng Ana di Jak TV, beberapa waktu lalu.

“Masalah saya waktu itu penebalan dinding rahim (adenomyosis). Kejadiannya sekitar bulan Februari yang lalu. Semula saya kira darah yang keluar adalah haid biasa. Tetapi sudah satu minggu ternyata darah keluar terus, tidak berhenti. Kemudian sampai dua minggu, darah masih juga mengalir. Karena sudah tiga minggu darah tidak juga berhenti, maka saya datang ke bidan. Dari bidan kemudian dirujuk ke dokter.

Di situ saya diperiksa, sampai transvagina. Dari pemeriksaan itu saya terus diberi obat. Tetapi sudah 10 hari meminum obat, darah tetap keluar. Kali ini darah menggumpal. Jumlahnya banyak sekali, sampai saya menjadi lemas.

Kemudian saya kembali ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Kondisi penyakit bukannya berkurang, tetapi makin parah. Pengobatan juga ditingkatkan, dari yang semula hanya dua kali sehari mejadi 3 kali sehari.

Karena kondisi tak kunjung membaik, maka pada 20 April 2011 yang lalu dokter memutuskan bahwa saya harus menjalani operasi angkat rahim. Sebelum menjalani operasi, saya diperiksa ginjal dan tekanan darah terlebih dulu. Karena waktu itu tekanan darah saya tinggi 160/130, maka operasi ditunda, menunggu turunnya tekanan darah. Hanya dilakukan penyedotan darah saja.

Alhamdulillah kemudian tekanan darah turun. Tetapi saya tidak langsung memenuhi saran dokter untuk menjalani operasi. Saat itu lah saya mencoba cara alternatif dengan datang ke Jeng Ana. Alhamdulillah, berkat terapi herbal yang saya jalani di Jeng Ana, sekarang penyakit itu sudah tidak ada lagi. Tanpa harus menjalani operasi sebagaimana disarankan dokter, saya bisa sembuh.”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Index